Karya Jurnalistik

Media Informasi & Edukasi
close
close

Jumat, 29 Mei 2015

Makna Keberkahan dalam Peringatan Isra Miraj

Bandung, sundreamnews.com. Umat Islam warga Cikarmajaya, Desa Margaasih, Kecamatan  Cicalengka memperingati Isra Mi’raj pada 15/5/20015. Bertemapat di area Pesantren Nuruzzulam, Rt. 02/02, Ds. Margasih. Acara diisi ceramah agama yang disampaikan KH. Tatang Sulaiman, dari Pondok Pesantren Nurul Huda, Malangbong, Garut. Hadir pula Kepala Desa Margaasih, MUI Kec. Cicalengka, dan tokoh Masyarakat lainnya.
H. Dadan, yang didaulat sebagai tuan rumah mengajak hadirin mengikuti acara Isra Mi’raj atau yang diistilahkan Rajaban dengan baik dan ikhlas. Menurutnya percuma duduk lama-lama di tempat acara tapi tidak ikhlas. “Tidak akan dapat pahala kalau kita tidak ikhlas,” kata H. Dadan yang juga pengusaha perhiasan emas dikawasan Cicalengka.
Sementara itu KH. Tatang menyoroti soal kecenderungna masyarakat Indonesia yang sering berganti tren yang dipandangnya mempengaruhi ekonomi. Menurutnya ekonomi masyarakat Indonesia teu puguh ujudna (tidak jelas bentuknya). Lagi ramai gelombang cinta ramai-ramai beli gelombang cinta, ketika musim burung pada ikutan melihara burung dan rela mengeluarkan kocek tidak sedikit. “Ayena ramai kana batu akik (sekarang ramai ke batu akik),” kata KH. Tatang.
Untuk itu, Kyai mengajak jamaah untuk memaknai isra miraj Rasulullah. Banyak pelajaran dari peristiwa didalamnya. Isra miraj Rasulullah yang sampai ke langit ke tujuh dalam semalam, salah satunya. Menurut pemikiran manusia mustahil terjadi. Bahkan kelompok yang kontra mengatakan itu tidak rasional.
Rasulullah di isra dan di mirajkan, tidak sendirian. Ada peran yang lain didalamnya yaitu malaikat jibril yang diperintahkan Allah. Ibarat semut pergi dari Bandung ke Jakarta dan kembali ke Bandung dalam semalam.  “Kalau dia masuk saku Pak Haji, itu bisa! Apalagi Rasulullah, yang berperan adalah Allah,” kata KH. Tatang.
Bulan rajab yang didalamnya ada peristiwa isra miraj dikatakan bulan berkah. Sesungguhnya semua bulan ada keberkahannya. “Rajab bulan barokah, sa’ban bulan barokah, Ramadhan lebih barokah,” kata Sang Kyai.
Keberkahan bukan hanya di akhirat tapi harus didapat juga di dunia. Untuk mewujudkannya umat Islam harus berusaha. Sebagaimana doanya robana atina fidunya hasannah wa fil akhirati hasannah wakina adza bannar.Awak sehat, rizki babari, ilmu manfaat, luhur darajat, hidup terhormat (badan sehat, rizki mudah didapat, ilmu manfaat, tinggi derajat, hidup terhormat),” kata Kyai yang menjelaskan makna dari Barokah.  Itu semua bisa didapat dengan usaha dan doa.SN-RSN

0 komentar:

Posting Komentar