Karya Jurnalistik

Media Informasi & Edukasi
close
close

Rabu, 13 Mei 2015

Batching Plant Al Zaytun Tujuh Tahun 'Menganggur'

Gantar, sundreamnews. Pembangunan menara Pemuda dan Perdamaian yang menjadi menjadi target pertama dalam penyelesaiannya pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin (RLA). Segala peralatan sebagai penunjang pembangunan dipersiapkan, salahsatunya batching plant, mesin pengaduk material beton. Fasilitas ini dibersihkan untuk menunjang kecepatan dan kelancaran pembangunan RLA. “Sudah tujuh tahun tidak dipakai, didalamnya banyak bekas adukan yang tersisa," jelas Nardi, karyawan bagian pabrikasi yang bertugas membersihkan alat kepada sundreamnews,11/5/2015. 
Batching plant salah satu alat yang diandalkan untuk pembangunan fasilitas yang ada di Al-Zaytun hingga kampus ini mempunyai banyak gedung dan fasilitas lainnya. Beberapa tahun belakangan tidak difungsikan karena pembangunan-pembangunan kecil saja yang dilakukan Al-Zaytun, yang tidak memerlukan material beton dalam volume banyak. Mesin kecil atau manual sudah cukup untuk memprosesnya. "Jadi tidak pakai batching plant," imbuh Nardi.
Selain membersihkan agar fungsinya normal dan prima, tampilan batching plan juga dipercantik. Pengecatan ulang akan dilakukan. "Cat biru sudah dipersiapkan," kata Nardi menjelaskan. Nardi dan rekan-rekannya akan melanjutkan pembangunan RLA untuk segera diselesaikan. Sebagai tahap awal, rencananya akan melanjutkan pemasangan rangka baja "Pemuda dan Perdamaian," yaitu menara RLA. Penyelesaian RLA ditargetkan dalam kurun waktu tiga tahun.SN-DDG

0 komentar:

Posting Komentar