Karya Jurnalistik

Media Informasi & Edukasi
close
close

Senin, 30 Maret 2015

Masjid Al-Hayat Jadi Arena Bimbingan Santri Al-Zaytun


Masjid bukan sekedar tempat ibadah ritual semata, namun dapat juga dijadikan tempat kegiatan keilmuan seperti yang dilakukan santri-santri Al-Zaytun, Indramayu.  Mereka pada Sabtu 15/3, memanfaatkan Masjid Al-Hayat sebagai kegiatan peningkatan kemampuan bahasa Inggris.  Dengan dibimbing guru-guru Al-Zaytun bagian kebahasaan usai melaksanakan Sholat Subuh, mereka belajar mengucapkan bahasa Inggris.
Menurut Ustadzah Dewi kegiatan kebahasaan sebelumnya dilaksanakan di Asrama setelah dzuhur. Namun siang hari santri-santri sudah banyak kegiatan seperti olahraga, kesenian dan kursus lainnya. Selain itu penyerapannya juga kurang maksimal karena kondisi lelah. Dianggap kurang efektif, maka pelaksanaan kebahasaan dipindah ke pagi hari di Masjid Al-Hayat. “Karena usai sholat subuh mereka masih segar jadi gampang menerimanya, “ kata Dewi salahsatu guru Al-Zaytun.
Lebih lanjut Dewi menjelaskan bahwa kegiatan kebahasaan biasanya dibawah bimbingan santri-satri kelas Dua Belas. Saat Reporter SundreamNews liputan, mereka sedang melaksanakan kegiatan kepramukaan yang juga merupakan kegiatan rutin Sabtu-Ahad santri-santri Al-Zaytun dari Madrasah Ibtidaiyah sampai Aliyah. Mereka, santri kelas duabelas sudah diberikan tanggung-jawab menghidupkan Majid Al-Hayat untuk membimbing adik-adik dalam kebahasaan baik Inggris maupun Arab.
       Selain kegiatan kebahasaan, Masjid Al-Hayat di Komplek Kampus Al-Zaytun itu juga dijadikan tempat kegiatan tahfidz Al-Quran. Setiap selesai Maghrib para santri membaca dan menghafalkan ayat-ayat Ilahi sampai menjelang Isya. Santri Al-Zaytun banyak yang telah hafal Al-Quran karena adanya kegiatan yang digalakan tersebut. Sesuai namanya, Al-Hayat semakin hidup dan menghidupkan dengan banyak kegiatan yang dilaksanakan santri Al-Zaytun di dalamnya.SN-RSN

4 komentar: