Karya Jurnalistik

Media Informasi & Edukasi
close
close

Minggu, 22 Maret 2015

AL ZAYTUN WASPADA BEGAL

Hari Ahad, 15 Maret 2015 yang lalu, Warga Sidodadi, Kecamatan Haurgelis dikejutkan oleh peristiwa hilangnya motor istri seorang anggota Polsek Gantar. Hal itu terjadi ketika istri anggota polisi tersebut belanja di Pasar Haurgeulis, “Maraknya kejahatan jalanan yang terjadi di kota maupun desa belakangan ini, semakin membuat resah masyarakat,” komentar Toni Ismawan, Komandan Satpam Al Zaytun, ketika ditemui di Pusat Keamanan Al Zaytun di beberapa hari setelah kejadian.
Lebih lanjut Komandan Satpam Al Zaytun itu menyampaikan bahwa masyarakat semakin resah karena para pelaku yang juga dikenal dengan sebutan 'begal' ini terbilang berani dalam beraksi, bahkan dalam situasi keramaian sekali pun. Tak jarang, mereka melukai korban karena begal itu memiliki senjata tajam dan bahkan senjata api.
Pada kesempatan yang berbeda, Sukrin Anggota Satpam Al Zaytun yang bertugas di Main Gate (pintu kedatangan) sebagai penerimaan tamu, menerangkan bahwa dengan maraknya pembegalan motor di daerah-daerah, dia tetap tenang, “Kita sudah membuat proses keluar-masuk kampus dengan sangat baik, sehingga kemungkinan masuknya orang asing yang barangkali sebagai begal, ini tidak akan terjadi,” jelas Sukrin.
Dengan kejadian hilangnya motor istri anggota Polsek Gantar itu, Sukrin menyarankan agar semua pihak waspada. Bahkan menurut Sukrin, dia dan rekan-rekannya sudah diinstruksikan untuk mengamankan wilayah ketugasan masing-masing dengan berpatroli,setiap satu jam sekali. SN-HDY

1 komentar:

  1. waspadalah bagi karyawan YPI yang sering Pulang pada malam hari,
    Khususny Jalur Gantar - Haurgeulis

    BalasHapus